Sudah lewat seminggu lebih, gak papa lah diposting
Bermula dari antusiasme teman-teman plurker saya untuk belajar merajut dan kegiatan di kopdar selanjutnya yang diposting oleh wetiga. Pihak Koran Kompas ingin meliput kegiatan merajut ini. Liputan dan wawancaranya diadakan pada Kamis 12 Januari 2009 di Wetiga.
Pulang dari kampus, saya dan suami langsung meluncur ke Wetiga sesuai janji. Sampai disana sudah ada Chic (Chichi) bersama Joey, Linda Nicegreen dan Aida Mandaka . Masih menunggu Mas Budi dari Kompas dan teman2 lainnya, Amanda akhirnya tiba dilokasi setelah menelpon untuk dipandu. Tak lama Kania tiba bersama Ibn, dan ternyata waktu belanja di Micky Mocko kemarin, ada Amanda disana menyaksikan adegan benang pinky, hihihi.




Bambam dan Luki segera bergabung dengan kami, sementara mas Budi Suwarna masih menunggu fotografernya untuk memulai wawancara. Wawancara dimulai dengan sesi foto terlebih dulu…, foto rajutan yang sudah jadi (display) juga foto kami memegang rajutan yang sudah dan sedang dikerjakan. Setelah itu wawancara dilakukan bergiliran. Sambil wawancara, sambil mengajarkan dan sharing merajut dengan peserta yang hadir. Tentunya dijelaskan teknik dan alat merajut yang ada (crochet, knitting, tunisian, tapestry), pengalaman dan hasil yang didapatkan dari merajut. Wawancara selesai sekitar jam 21.30 tapi masih ada beberapa yg bertahan, merajut, ngobrol dll.
Walau sedikit mundur dari jadwal wawancara semalam berlangsung lancar dan cukup heboh, karena mas Budi belakangan ikut mencoba dan akhirnya penasaran… Mencoba sebentar pas wawancara tentunya masih kaku tangannya… abis wawancara tp masih ngobrol2 nyoba lagi bikin rantai (chain) dgn lebih luwes… Selesai acara kami masih kongkow2 dgn tamu2 yg lain eh beliau masih penasaran dan coba lagi bikin rantai… wah tambah canggih bahkan berani menambah speed bikin rantai. Seru deh karena komunitas lain yg hadir disitu ikut menyaksikan , mengomentari dan menyemangati. bahkan mas Budi tertarik untuk mengajak istrinya jika kami mengadakan kopdar lagi.
Kurang lebih begitu acara malam itu. Alhamdulillah Jakarta yg diguyur hujan sepanjang siang & malam di hari Rabu sebelumnya cerah selama kopdar… hujan baru turun setelah jam 22.00 jadi kopdar dan wawancara tidak tergangu.
Liputan di Kompas:
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01524287/merajut.bukan.monopoli.nenek
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01514391/yang.berewok.yang.merajut